Bahaya Merkuri Dalam Lampu Neon

lampu neon
Lampu hemat energi yang biasa kita kenal dengan sebutan lampu neon, lampu CFL (Compact Fluorescent Lamp), lampu TL (Tube Luminescent) merupakan lampu yang banyak digunakan untuk menggantikan lampu pijar. Hal tersebut dikarenakan untuk menghasilkan terang yang sama lampu neon membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit dibandingkan dengan lampu pijar, dengan menggunakan lampu neon kita bisa menghemat energi 80%, mengurangi emisi gas CO2 dan mencegah global warming.

Lampu pijar menyala karena adanya kawat tipis yang dialiri listrik sehingga akan timbul panas, yang kemudian membara dan akhirnya menyala. Sedangkan lampu neon, merupakan lampu yang didalamnya berisi gas merkuri (air raksa) dan tabungnya dilapisi bahan fluoresen, listrik digunakan untuk menciptakan loncatan listrik seperti petir mini.


Loncatan petir mini ini menyebabkan energi gas merkuri meningkat, hal ini tidak berlangsung lama karena kemudian energi gas merkuri tersebut dilepaskan dan menghasilkan suatu cahaya ultraviolet. Ultraviolet tersebut kemudian mengenai bahan fluoresen sehingga terjadi fluoresensi dan menghasilkan cahaya warna putih terang.

lampu neon


Bahan merkuri dari lampu neon ini yang berbahaya apabila kontak atau masuk ke dalam tubuh manusia. Apabila lampu ini pecah, bahan logam merkuri dapat mencemari ruangan dan mengancam kesahatan manusia. Kadar pencemaran merkuri bisa bertahan 5 jam pada ruangan tertutup, karena berbahaya maka bayi dan ibu hamil harus segera keluar, dan jendela harus segera dibuka selama 15 menit agar gas merkuri dapat hilang dari dalam ruangan.

Merkuri merupakan suatu logam yang apabila kontak dengan kulit dapat menyebabkan ruam, sedangkan apabila terhirup dapat menyebabkan sakit kepala, dan memicu kejang pada penderita epilepsi. Kadar merkuri sebenarnya cukup kecil, hanya sekitar 1-5 mg pada setiap bola lampu CFL dan tidak terlalu berbahaya jika segera tersapu angin. Namun di ruangan tertutup yang tidak ada angin, kadarnya bisa meningkat 20 kali lipat sehingga sangat membahayakan.

Sebuah penelitian di Fraunhofer Wilhelm Klauditz Institute mengungkap bahwa bola lampu CFL yang pecah dapat meningkatkan kadar merkuri di udara tertutup hingga 7 mikrogram/cm3. Sementara batas aman yang tidak membahayakan adalah 0,35 mikrogram/cm3.

Pada waktu membersihkan pecahan lampu neon ini juga hendaknya menggunakan pelidung tangan untuk mengindari kontak dengan logam merkuri yang terdapat dalam didalamnya.

Sumber referensi
  • detikhealth.com
  • netsains.com
  • en.wikipedia.org

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

8 comments

comments
December 31, 2010 at 2:11 PM delete

link kamu suda dipasang di http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging/link-teman/
ditunggu link baliknya mas

Reply
avatar
January 5, 2011 at 7:48 PM delete

Padahal lampu neon irit ya...ternyata ada bahayanya juga...

Reply
avatar
r10
January 9, 2011 at 1:05 PM delete

jadi jangan sembarangan buang lampu.... hanya sayangnya susah buang sampah elektronik di indonesia (TPA elektronik di indonesia belum ada)

Reply
avatar
January 11, 2011 at 12:33 AM delete

Pemerintah seharusnya sudah mulai memikirkan penanganan sampah elektronik.

Reply
avatar
May 12, 2011 at 8:01 PM delete

emng pemerintah kita terlalu lamban

Reply
avatar
Anonymous
July 2, 2011 at 9:18 AM delete

wah ada bahayanya juga yah lampu hemat beginian...

Reply
avatar
July 2, 2011 at 9:23 AM delete

Hallo, bro saya ijin pasang linknya yah di :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8758306

karena lampu merkury memang berbahaya, banyak yang mengeluh sakit kepala salah satunya.
solusinya mengganti lampu rumah anda dengan lampu led.

mengirit listrik banyak gan, dan umurnya 5x lebih lama dari lampu hemat biasanya.

jadi generasi lampu akan berubah lagi nih beberapa tahun kedepan.

dulu menggunakan lampu pijar sebagai lampu rumah --> pindah ke lampu hemat --> dan akan segera berpindah ke lampu led bro.

silahkan mampir yah bro ke link ane.

kalau ada hal yang kurang berkenan monggo kontek ane yah.

Reply
avatar
January 8, 2013 at 4:35 AM delete

unfold fonts
I am visited many other blog site and read attentively your each post. Afrer reading your post i could understand that the content is most simple and great. Thank you for your great share. Also this is my 1st visit at your site and after visiting your site i enjoyed.

Reply
avatar

komentar disini